European Style Table Manner

Pada tanggal 5 Oktober 2016, mahasiswa teknologi pangan Universitas Surya mengikuti European Style Table Manner Workshop di Hotel Santika, BSD, Tangerang. Kami diajarkan mengenai cara menyantap makanan yang benar, mulai dari hidangan pembuka sampai hidangan penutup. Adapun menu yang ditawarkan meliputi butter and bread, bruschetta romana, tomato cream soup, chicken cordon bleu, dan tiramisu cake.

dining_1

Keterangan:

  1.  Side Plate
  2. Butter Knife
  3. Napkin
  4. Show Plate
  5. Salad Fork
  6. Dinner Fork
  7. Dinner Knife
  8. Soup Spoon
  9. Dessert Spoon
  10. Dessert Fork
  11. Glass
  12. Salad Knife

Posisi duduk harus tegap dan tidak menyender pada kursi. Lengan tidak boleh diletakkan pada meja, dan posisi menyantap tidak boleh menunduk atau mendekati makanan. Napkin diletakkan pada paha untuk mencegah makanan tumpah mengenai pakaian.

Pertama, kami diberikan roti dan mentega tawar yang diletakkan diatas side plate. Butter knife digunakan untuk mengoles mentega ke roti. Cara makan roti yang benar adalah dengan menyobek sedikit bagian dari roti dengan tangan tanpa mengangkat roti dari piring, setelah itu olesi mentega, dan dimakan.

Hidangan pembuka yang diberikan saat workshop adalah Bruschetta Romana. Secara garis besar, hidangan ini adalah roti kering (baguette) yang dipotong menyamping. Bagian atas roti diolesi salsa, yaitu potongan tomat segar dan ditaburi bubuk cabai. Cara makannya yaitu dengan menggunakan salad fork dan salad knife.

Untuk hidangan soup, peralatan yang digunakan hanya soup spoon. Sup disendok dari dalam ke luar (dari sisi tengah ke depan mangkuk). Hal ini dilakukan untuk menghindari sup tumpah mengarah pada orang yang sedang makan.

Hidangan utama kali ini adalah chicken cordon bleu, yaitu potongan ayam filet yang dibaluri dengan tepung roti, berisi potongan ham dan keju meleleh. Peralatan yang digunakan adalah dinner knife dan dinner fork. Dinner fork berukuran lebih besar dan lebih berat dibandingkan salad fork, dan dinner knife memiliki gerigi yang lebih tajam dibanding salad knife. Cara makannya sama seperti hidangan pembuka, yaitu dengan cara memotong ayam menjadi ukuran lebih kecil dan diambil menggunakan garpu ke mulut.

Tiramisu cake adalah hidangan terakhir sebagai penutup dari kegiatan workshop kali ini. Untuk menyantap kue dapat menggunakan dessert spoon, dessert fork, atau keduanya. Tidak ada cara khusus dalam menyantap hidangan penutup.

Secara keseluruhan, saya senang bisa mendapatkan kesempatan belajar table manner di Hotel Santika, BSD. Pelayanannya ramah, makanannya enak, dan ilmu yang diberikan sangat berguna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s