Jamblang / Duwet

Buah jamblang (Syzygium cumini) umum dikenal dengan nama jamun, jaman, duhat (dalam bahasa Hindi), plum hitam, Indian blackberry, jambolan, plum jambolan, plum Jawa, plum Malabar, dan plum Portugis (Sharma, 2012). Syzygium cumini adalah buah tropikal dari famili jambua-jambuan (Myrtaceae) dan merupakan buah indigenus yang tumbuh dan banyak tersebar di India (Priya, 2013). Pohon jamblang mampu tumbuh dalam kondisi basah maupun kering, tetapi tidak dapat tumbuh di daerah yang sangat kering. Pohon ini juga mampu tumbuh di daerah lembab, basah (damp), dan di rawa-rawa. Baik banjir berkepanjangan maupun saat kekeringan, pohon jamblang mampu bertahan dan tetap tumbuh dengan baik.

Secara garis besar, buah jamblang terdiri dari bagian yang dapat dikonsumsi secara langsung (75%) dan tidak dapat dikonsumsi secara langsung (25%). Biji buah termasuk dalam bagian yang tidak dapat dikonsumsi secara langsung. Disisi lain, bagian yang dapat dikonsumsi terdiri atas air (80.80%), abu (0.70%), protein (0.81%), gula yaitu fruktosa dan glukosa (12.70%), kadar asam (sulfuric, 0.63% ; malic,  0.88%) (Swami, 2012). Berdasarkan penelitian serupa lainnya menyebutkan bahwa buah jamblang per 100 gram terdiri dari:

Tabel 1. Komposisi Buah Jamblang

Komponen Kadar
Energi 251 kJ (60 kcal)
Karbohidrat 15.56 g
Lemak 0.23 g
Protein 0.72 g
Air 83.13 g
Vitamin A 3 IU
Tiamin (B1) 0.006 mg
Riboflavin (B2) 0.012 mg
Niasin (B3) 0.260 mg
Pantotenat (B5) 0.160 mg
Piridoksal (B6) 0.038 mg
Vitamin C 14.3 mg
Kalsium 19 mg
Besi 0.19 mg
Magnesium 15 mg
Fosfor 17 mg
Kalium 79 mg
Natrium 14 mg

Selain itu, buah jamblang memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Antioksidan. Beberapa senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan adalah flavonoid, tanin, antosianin, karotenoid, dan senyawa fenolik (De, 2015). Buah jamblang mengandung antosianin dalam jumlah yang sangat tinggi, dimana antosianin berkontribusi sebagai pigmen dan antioksidan, serta mencegah reaksi radikal bebas dalam tubuh (Swami, 2012). Disisi lain, kandungan flavonoid pada buah jamblang berperan sebagai anti-alergi, anti-inflamatori, anti-mikroba, dan memiliki aktivitas anti-kanker. Kandungan tanin pada buah juga berperan sebagai antioksidan yang mencegah reaksi oksidasi. Apabila dibandingkan dengan bagian buah, kadar tanin pada biji lebih tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, kadar tanin pada biji mencapai 40% dimana kadar tanin pada buah hanya sebesar 5% (De, 2015). Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan pada biji lebih baik daripada daging buah jamblang. Menurut De (2015), buah dengan tinggi antioksidan dapat mencegah penyakit kardiovaskular, kanker, degeneratif syaraf, dan inflamasi.
  • Anti-diabetes. Biji buah jamblang memegang peranan penting sebagai anti-diabetes, yaitu mampu menurunkan kadar gula darah dan mencegah komplikasi diabetes seperti katarak dan neuropathy. Kandungan ellagitannin pada biji jamblang dalam kadar tinggi merupakan senyawa yang berperan sebagai anti-diabetes (Swami, 2012). Ellagitannin yang dimaksud meliputi corilagin, 3,6-hexa hydroxyl diphenoyl glucose, 4,6-hexahydroxy diphenoyl glucose, 1-galloylglucose, 3-galloylglucose, gallic acid, ellagic acid. Biji buah jamblang juga mengandung glycoside jamboline dan ellagic acid yang mampu mendeteksi adanya konversi pati menjadi gula ketika produksi glukosa sedang berlebih (Swami, 2012). Selain itu, ekstrak biji jamblang juga digunakan untuk mengobati pilek, batuk, demam, dan masalah kulit seperti ruam (De, 2015).
  • Anti-mikroba. Komponen bioaktif yang terkandung dalam kulit buah jamblang efektif dalam mencegah pertumbuhan sejumlah mikroba. Penelitian yang dilakukan oleh Priya (2013) menunjukkan bahwa ekstrak kulit jamblang menggunakan metanol, etil asetat, dan diklorometana efektif dalam menghambat pertumbuhan 14 jenis mikroba. Bakteri yang paling sensitif terhadap ekstrak kulit jamblang menggunakan metanol adalah E. faecalis, diikuti dengan P. vulgaris dan A. niger (Priya, 2013). Ekstrak kulit jamblang dengan etil asetat efektif dalam mencegah pertumbuhan E. faecalis, S. paratyphi, E. coli, dan C. albicans, namun tidak berfungsi untuk P. aeruginosa, B. subtilis, dan A. niger. Selain itu, ekstraksi menggunakan diklorometana efektif mencegah pertumbuhan bakteri gram positif seperti E. faecalis dan S. aureus, namun tidak terlalu efektif untuk bakteri gram negatif. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan dinding sel antara bakteri gram positif dan negatif. Ekstrak kulit jamblang menggunakan diklorometana tidak mampu bekerja pada B. subtilis, Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), E. aerogenes dan A. niger. Secara garis besar, ketiga metode ekstraksi kulit buah jamblang memiliki aktivitas anti-mikroba terhadap bakteri gram positif (B. cereus, S. aureus), bakteri gram negatif (E. coli, P. vulgaris, S. typhimurium, S. marcescens, S. paratyphi B), dan C. albicans (Priya, 2013). Metode ekstraksi yang paling efektif menurut penelitian Priya (2013) adalah menggunakan metanol.

 

Sumber:

De, B. (2015). A Comparative Analysis on Efficacy of Pulp, Peel, and Seed of Syzygium cumini and Mangifera Indica as Nutraceutical. International Journal of Nutrition and Agriculture Research, Vol. 2(1), 8-18.

Priya, S. S. (2013). In vitro antimicrobial activity of Syzygium cumini fruit peel and identification of anthocyanins. African Journal of Pharmacy and Pharmacology, Vol.7(25), 1719-1728.

Sharma, S. (2012). A Review on Pharmacological Activity of Syzygium cumini Extracts Using Different Solvent and Their Effective Doses. International Research Journal of Pharmacy, 54-58.

Swami, S. B. (2012). Jamun (Syzygium cumini (L.)): A Review of Its Food and Medicinal Uses. Fod and Nutrition Sciences, 1100-1117.

Advertisements

One thought on “Jamblang / Duwet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s