Pengolahan Pangan

 

Food is an important of a balanced diet. -Fran Lebowitz

Pangan merupakan hal yang penting untuk menunjang kehidupan manusia. Oleh karena itu, pangan harus tetap ada dalam kehidupan manusia. Namun, tidak semua pangan memiliki umur simpan yang panjang. Buah, sayur, daging segar, susu segar, dan produk-produk segar lainnya merupakan contoh dari pangan yang memiliki umur simpan singkat.

Untuk memperpanjang umur simpan produk pangan dibutuhkan sebuah proses pengolahan. Selain untuk memperpanjang umur simpan, proses pengolahan juga dapat meningkatkan cita rasa dan nilai jual suatu produk pangan.

Dalam hal ini, beberapa jenis proses pengolahan pangan yang umum dilakukan untuk memperpanjang umur simpan adalah:

  • Pemanasan
  • Pendinginan
  • Pembekuan
  • Pengasapan
  • Pengalengan

Pemanasan merupakan proses pemberian panas  pada pangan. Beberapa contoh diantaranya adalah memasak, menggoreng, merebus, pasteurisasi, sterilisasi, dan blanchingBlanching adalah proses mencelupkan pangan ke dalam air panas (umumnya bersuhu 90-100℃) yang berfungsi untuk membunuh mikroba yang terdapat pada permukaan luar bahan pangan. Disisi lain, pasteurisasi adalah proses pemberian panas dengan suhu (80-90℃) yang bertujuan untuk mematikan mikroba patogen. Sterilisasi adalah proses pemberian panas (suhu lebih tinggi, sekitar 120℃) yang bertujuan untuk mematikan seluruh mikroba pada pangan.

Pendinginan merupakan proses penyimpanan bahan pangan pada suhu rendah (umumnya pada suhu 4℃ atau suhu kulkas). Proses ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan mikroba pada makanan sehingga mencegah terjadinya kebusukan atau kerusakan pada pangan.

Pembekuan merupakan proses penyimpanan bahan pangan hingga semua molekul air yang terdapat pada bahan pangan berubah menjadi kristal es (membeku). Proses pengolahan ini lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroba dibandingkan proses pendinginan.

Pengasapan merupakan proses “mematangkan” bahan pangan yang secara tidak langsung juga memberikan perlakuan panas pada bahan pangan. Umumnya, proses pengasapan dapat memberikan flavor baru sehingga cita rasa suatu pangan bertambah dan menjadi lebih enak.

Pengalengan merupakan proses penyimpanan pangan dalam kaleng yang sebelumnya sudah di sterilisasi terlebih dahulu, baik pangan maupun kalengnya. Proses ini harus dikontrol dengan baik untuk menghindari adanya kerusakan pangan akibat aktivitas dari Clostridium botulinum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s